Titipan Cinta ITU
Seorang teman yang udah lama gak bersapa bertandang ke tempat aku melakukan aktivitas2 ku. Aku sedang tidak begitu disibukkan oleh tugas2 untuk diselesaikan dengan cepat, sehingga kami bisa bercerita banyak. Perjalanan kehidupan selama berjauhan membuat kami terdampar pada sudut waktu yang tak pernah kami pikirkan. Aku, dengan semua kesibukan dan masalah2 ku. Demikian juga dengan teman ku tersebut…… Kedekatan yang lambat laun kembali terjalin, membawa cerita kami pada hal-hal yang terlupakan untuk dibagi. Sebuah sudut waktu menyisakan ruang ‘tertutup’ dalam hari2 nya sekarang. Pengalaman dan juga kedewasaan serta ketaqwaan yang kian bertambah, memberi banyak pelajaran kehidupan untuk dijalani dengan lebih bijaksana. Aku sendiri pun, meski tidak se sempurna teman ku, sangat setuju dan menyadari banyak perobahan dalam diri ku sekarang. Air mata mulai menetes…… “Aku, hanya takut jika suatu saat dia datang, dan ingin mengambil cinta nya lagi, titipan nya, sementara keadaan ku telah berubah……” ucap si teman dengan mata menerawang. Aku terhempas pada ketakpercayaan yang baru saja terdengar dan tersaji di hadapan ku…… Setulus itukah penantian nya selama ini????