How much Your Capital?
Dia tak bisa berkata apa-apa ketika si Cowok memilih menikah dengan si Cewek yang baru sebulan dikenalnya. Bukan karena apa-apa… Hanya dengan sebuah alasan yang begitu menyakitkan, aku bertemu dengannya pada saat yang tepat ketika aku ingin menikah, alasan si Cowok kepada temannya tersebut. Air mataku berlinang mendengar penuturan si Cewek…… Si Cowok seakan lupa dengan kisah asmara mareka sekian waktu lalu, bahkan kebesaran hati temannya untuk tetap baik ketika kejenuhan melanda hubungan mareka. Tapi, ketika keinginan menikahnya datang, dia justru memilih orang yang baru dikenalnya ketimbang si teman yang notabene adalah cintanya yang sesungguhnya. Rasanya aku ingin bertanya kepada si Cowok itu… how much her capital to your life? Ketika aku baru menyadari sesuatu, bahwa kebersamaan tak berarti apa-apa…… !!!!